11 Januari 2010

Mari Berbenah Diri

Posted in Pemimpin arif dan Shalih pada 02:06 oleh >>s

Jalin silaturrohim tingkatkan ukhuwa islamia

Assalammualikum Wr wb,

Akhir-akhir ini bahkan di tahun 2009 yang lalu banyak pemimpin-pemimpin kita yang terbelit masalah. Korupsi , mafia hukum, kasus pencucian uang, pembunuhan, sampai pemerkosaan hak-hak masyarakat kita sendiri. Apasih penyebapnya  ??? …

Banyak masyarkat berpendapat  Kepercayaan di negeri ini sudah hampir tidak ada. Krisis kepercayaan terjadi seiring dengan menghilangnya kejujuran dihati banyak individu bangsa terutama terhadap kalangan pemimpin. Lantaran krisis kepercayaan sudah demikian parah, mereka terutamanya masyarakat kecil membodohkan siapa yang jadi pemimpin mereka. Bagi mereka , siapa pun yang akan memimpin bangsa ini akan sama saja ! Mereka sudah tidak percaya lagi akan kefitrahan lidah dan hati para pemimpin .

Tetapi nampaknya ada sesuatu yang dilupakan masyarakat  dan harus diingatkan.  Bahwa sebenarnya kepemimpinan yang buruk itu sebenarnya berawal dari keburukan masyarakat itu sendiri.Oleh karenanya , tidak ada pilihan lain selain harus berbenah dari awal, ibda’ bi nafs, dimulai dari diri sendiri. Tidak usah lagi menceritakan  tentang keburukan pemipin-pemimpin kita yang pada akhirnya menimbulkan fitnah biarlah Allah yang meminta pertanggungjawaba mereka kelak. Yang terpenting adalah kita yang berada dibawah ini bergerak membenahi diri, membenahi kualitas, hingga tidak menjadi bagian mereka yang lemah dan memperkuat posisi mereka.

Bangun! Bangunlah dari tidur yang berkepanjangan!!!!

Itulah yang ingin diteriakkan , ditujukan bagi hati yang mau mendengar. Agar ketika sadar , ketika benar-benar mau berbenah, bukan keterlambatan yang ada. Memang sulit menjadi yang terbaik dalam segala hal , tapi bila keinginan ini sudah tertanam di dasar hati, yang semoga menyisakan kebeningan iman, InsyaAllah,jalanya dipermudah oleh Allah.

” Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebapkan perbuatannya.” (QS. Al-A’raf: 96)

Keimanan dan ketaqwaan adalah sebuah langkah menuju perbaikan hidup. Adapun kriteria beriman adalah menyelaraskan seluruh anggota badan , utamanya lidah, hati dan pikiran sebagai penggerak tubuh untuk percaya dan membenarkan semua ajaran Allah dan Rasul-Nya. Sehingga pada gilirannya ia akan memelihara diri dari segala apa yang dibenci  Allah dan berbuat apa saja yang disukai Allah, semampunya. Pada tahapan yang demikian, bisalah kemudian dinamakan “taqwa”.

Di Cuplik dari buku “Membumikan  Rahmat Allah ” ( Ustd. Yusuf Mansyur )

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: